Selasa, 08 Februari 2011

Fenomena numerology tahun 2011





Tidak terasa kita kini telah memasuki bulan ke 2 di tahun 2011. Waktu demikian cepat berlalu sehingga bulan ke 2 di tahun 2011 telah kita lewati lebih dari seminggu. Apabila kita bicara tentang fenomena numerology atau angka maka di tahun 2011 ini kita akan menemukan 4 tanggal yang tak biasa yaitu : 1/1/11, 1/11/11, 11/1/11, 11/11/11.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kasus ini :
Tambahkan 2 angka terakhir tahun kelahiran anda lalu tambahkan usia anda di tahun ini maka berapa pun tahun dan usia anda semuanya akan berjumlah total : 111
Misal :
Tahun lahir 1983, usia skarang 28 tahun.
menjadi 83 + 28 = 111
Tahun lahir 1974, usia sekarang 37 tahun.
Menjadi 74 + 37 = 111
Aneh kan ?!

Silakan coba sendiri apabila anda penasaran dengan fenomena di atas dengan menggunakan tahun lahir dan usia anda sendiri di tahun ini.

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Senin, 07 Februari 2011

Pergeseran Zodiac yang dinamis

Berikut ini kutipan dari media cetak Kompas berkaitan dengan pergeseran zodiac.

Zodiak yang Terus Bergeser

Oleh M Zaid Wahyudi





Awal tahun ini, publik kembali dibingungkan dengan isu pergeseran zodiak. Sebagian orang tak mau ambil pusing karena tak percaya dengan zodiak yang bisa memengaruhi nasib mereka. Namun, sebagian yang lain menolak pergeseran itu karena akan mengubah zodiak mereka yang sudah dianggap cocok dengan karakter dirinya.
Munculnya isu pergeseran zodiak ini bukan untuk yang pertama kali. Sejak internet mulai dikenal luas pada akhir 1990-an, isu ini muncul berulang setiap beberapa tahun sekali. Hal yang terjadi sesungguhnya adalah pencampuradukan antara ilmu astronomi dan astrologi. Zodiak dalam astrologi, sejak dulu hingga kini, berjumlah 12 buah dengan rentang waktu masing-masing zodiak adalah 30 hari. Sementara dalam astronomi, zodiak sejak dulu sampai sekarang berjumlah 13 buah dengan rentang waktu setiap zodiak 7-45 hari.

Zodiak
Zodiak merupakan rasi bintang yang terletak di garis ekliptika. Rasi bintang merupakan kelompok bintang-bintang yang terlihat dari Bumi seolah-olah berdekatan. Padahal, bisa jadi bintang-bintang itu tidak memiliki hubungan apa pun.
Sementara garis ekliptika adalah jalur semu Matahari mengelilingi Bumi. Disebut semu karena sejatinya Bumi-lah yang mengelilingi Matahari. Namun, bagi pengamat di Bumi, Matahari-lah yang terlihat bergerak.
Rentang waktu zodiak menunjukkan kapan Matahari melintasi zodiak tersebut. Dalam astronomi, rentang waktu Aries adalah 18 April-13 Mei. Artinya, Matahari melintasi rasi Aries pada tanggal tersebut.
Dalam astronomi, zodiak berfungsi mempermudah pencarian dan penamaan obyek-obyek langit, seperti bintang, galaksi, gugus galaksi, dan supernova. Keberadaan zodiak tidak memiliki hubungan apa pun dengan nasib manusia.
Persatuan Astronom Internasional (International Astronomical Union) sejak 1922-1930 telah menetapkan 88 rasi bintang di seluruh bidang langit, termasuk 13 rasi zodiak, lengkap dengan batas-batasnya.
Dalam astrologi, 12 zodiak merupakan salah satu unsur yang (dikatakan) memengaruhi nasib manusia. Astrolog Intan Ophelia dalam situs opheliaastrologi.com menyebutkan, zodiak bukanlah satu-satunya alat untuk meramalkan nasib seseorang, tetapi juga perlu melihat aspek lain, seperti posisi benda-benda langit lainnya, terutama planet.
Bangsa yang pertama kali menggunakan astrologi untuk meramal nasib adalah Babilonia, sekitar tahun 3000 Sebelum Masehi (SM).
Pedro Braganca dalam tulisan Your Astrological Sign May Not be What You Think It is di LiveScience pada 23 Oktober 2007 mengungkapkan rentang waktu zodiak dalam astrologi yang rata-rata 30 hari diperoleh dengan membagi sama panjang jalur lintasan semu Matahari sesuai jumlah 12 zodiak.
Dosen Program Studi Astronomi Institut Teknologi Bandung, Ferry M Simatupang, mengatakan, tingkat ketelitian pengamatan dan penghitungan benda langit 4.000 tahun lalu tentu jauh berbeda dengan kondisi sekarang. Kekurangakuratan penghitungan itulah yang membuat zodiak dalam astrologi berbeda dengan zodiak dalam astronomi.
Sejak digunakan tahun 3000 SM hingga kini, rentang waktu zodiak dalam astrologi tidak pernah mengalami koreksi, seperti yang dilakukan dalam astronomi. Perubahan kecil benda langit tidak akan tampak dalam rentang waktu tahunan, tetapi akan terlihat nyata bedanya dalam rentang waktu puluhan hingga ribuan tahun.

Pergeseran zodiak Titik nol di garis ekliptika yang menjadi awal penentuan zodiak disebut sebagai Titik Aries karena titik tersebut berada di arah rasi Aries. Keberadaan Titik Aries ini sudah diketahui sejak 600 SM.
Dalam astronomi, Titik Aries menjadi perpotongan antara bidang ekliptika dan garis ekuator langit. Titik ini menjadi awal gerak semu Matahari di belahan langit utara serta penanda awal musim semi di belahan Bumi utara. Matahari akan kembali berada di Titik Aries dalam waktu satu tahun.
Ahli kalender dari Program Studi Astronomi ITB yang juga mantan Kepala Observatorium Bosscha Moedji Raharto mengatakan, posisi Titik Aries ini mulai bergeser sejak tahun 100 SM. Saat itu, posisi Titik Aries tak lagi berada di rasi Aries, tetapi sudah berada di rasi Pisces. Pergeseran ini akan berlangsung hingga tahun 2700.
"Jadi, pergeseran rasi ini bukan terjadi baru-baru saja, tetapi sejak 2.100 tahun yang lalu," ia menegaskan.
Selanjutnya, Titik Aries akan bergeser lagi menuju rasi Akuarius antara tahun 2700 hingga 4400, ke arah rasi Capricornus antara tahun 4400 hingga 6300, dan seterusnya.
"Rentang waktu zodiak akan terus berubah dengan periode sekitar 2.500 tahun," ujarnya. Pergeseran Titik Aries yang memicu perubahan rentang waktu zodiak terjadi akibat gerak presesi Bumi. Gerak presesi adalah gerak perputaran Bumi pada sumbunya ketika pada saat yang sama Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari. Gerak ini mirip gerak gasing yang berputar miring sembari melintasi jalur melingkar.
Gerakan sumbu Bumi itu membuat posisi ekuator Bumi bergerak. Perubahan posisi ekuator Bumi itu akan turut mengubah posisi ekuator langit. Akibatnya, perpotongan antara garis ekliptika dan ekuator langit yang disebut Titik Aries itu akan turut bergeser.
Gerak presesi membuat posisi Titik Aries bergeser 50,2 detik busur per tahun ke arah barat koordinat langit. Titik Aries akan kembali ke lokasi awalnya setiap 25.800 tahun sekali.
"Titik Aries akan kembali ke arah rasi Aries sekitar 23.000 tahun lagi," katanya.
Moedji menambahkan, pergeseran Titik Aries yang sangat kecil ini tidak bisa dideteksi dengan teknologi astronomi yang ada pada awal tahun Masehi. Perubahan posisi bintang mulai bisa dideteksi oleh astronom Muslim sekitar tahun 900 M-1500 M dengan menggunakan alat yang disebut sextant.
Dengan semakin majunya perkembangan ilmu astronomi, posisi benda-benda langit dapat dihitung dengan lebih akurat. Hasilnya, para astronom bisa mengukur waktu gerhana, gerak bintang, hingga waktu terbit dan tenggelamnya benda-benda langit dengan ketelitian tinggi. Karena itu, perbedaan zodiak dalam astronomi dan astrologi tidak perlu dipertentangkan terus- menerus. Astronomi dan astrologi adalah dua hal yang berbeda walau memiliki akar sejarah keilmuan yang sama. Fenomena astronomi bisa dijelaskan sesuai metode ilmiah dan terukur, sedangkan astrologi sulit dibuktikan dengan metode ilmiah. Mau percaya atau tidak dengan ramalan bintang, itu adalah pilihan Anda.

Sumber : Kompas Cetak

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Rabu, 02 Februari 2011

Perbedaan zodiac horoskop Astrology dengan Astronomi


Sebagaimana telah kita kenal sekian lama bahwasanya dalam astrology horoskop hanya terdapat 12 zodiac saja namun semenjak muncul pembahasan tentang munculnya bentuk rasi baru yang lebih dikenal dengan zodiac Ophiuchus maka serta merta masyarakat awam menjadi panik dan heboh karena terjadi pergeseran zodiac menjadi 13 jenis. Ada yang tak berubah namun banyak juga yang bergeser.

Berikut ini urutan 12 zodiac yang baku sesuai dengan ilmu astrology atau horoskop :
Aries tanggal : 21 Maret - 19 April
Taurus tanggal : 20 April - 20 Mei

Gemini tanggal : 21 May - 20 Juni

Cancer tanggal : 21 Juni - 22 Juli
Leo tanggal : 23 Juli - 22 Agustus
Virgo tanggal : 23 Agustus - 22 September

Libra tanggal : 23 September - 22 Oktober

Scorpio tanggal : 23 Oktober - 21 November

Sagitarius tanggal : 22 November - 21 Desember

Capricorn tanggal : 22 Desember - 19 Januari

Aquarius tanggal : 20 Januari - 18 Februari
Pisces tanggal : 19 Februari - 20 Maret

Sedangkan menurut kajian IAU (International Astronomy Union) rasi baru zodiac Ophiuchus mulai diresmikan muncul di tahun 1930 sehingga menjadi 13 rasi secara ilmu astronomi sebagaimana berikut :
Aries tanggal : 19 April – 14 Mei
Taurus tanggal : 14 May – 21 Juni

Gemini tanggal : 21 Juni – 21 Juli
Cancer tanggal : 21 Juli – 11 Agustus
Leo tanggal : 11 Agustus – 17 September

Virgo tanggal : 17 September – 31 Oktober

Libra tanggal : 31 Oktober – 21 November
Scorpio tanggal : 21 November – 30 November
Ophiucus tanggal : 30 November – 18 Desember

Sagitarius tanggal : 18 Desember – 21 Januari

Capricorn tanggal : 21 Januari – 17 Februari
Aquarius tanggal : 17 Februari – 12 Maret
Pisces tanggal : 12 Maret – 19 April

Jika diperhatikan perbandingan antara ilmu astrologi dan astronomi didapati begitu banyak pergeseran dan akan membuat kekacauan secara sistem peramalan astrologi apabila sistem rasi di dalam astronomi diterapkan sebagai landasan peramalan ilmu astrologi/horoskop.

Pada dasarnya astrologi berbeda dengan astronomi meskipun berakar pada ilmu perbintangan yang sama. Pada intinya astrologi tidak berdasarkan rasi sebagai parameter peramalan.

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Selasa, 01 Februari 2011

PriyaShiva Akasa di Tabloid Nova tentang Zodiac Ophiuchus

PriyaShiva Akasa berkesempatan menjadi narasumber berkaitan dengan munculnya kontroversi zodiac ke 13 yakni zodiac ophiuchus di tabloid Nova edisi 24 - 30 Januari 2011 berikut detailnya beritanya :

Munculnya Zodiac Baru, Kisah Pria Pembawa Naga




Awal tahun ini, para pecinta ramalan bintang kembali dikagetkan dengan munculnya zodiak baru, Ophiuchus. Kemunculan zodiak ke-13 ini membuat risau. Pasalnya, rumus perbintangan jadi bergeser dan banyak yang “terpaksa” pindah zodiak.
Kemunculan Ophiuchus sejak awal tahun ini mulai meramaikan sejumlah milis yang ada. Menanggapi peristiwa unik ini, ada yang santai saja, tapi tak sedikit pula yang risau dan “tak rela” jika tiba-tiba harus berpindah zodiak. Alasannya, macam-macam. Mulai dari merasa sudah pas dengan karakter zodiak sebelumnya, hingga alasan sekenanya atau terkesan “lebay” seperti, “Jadi enggak keren lah!”
Kemunculan zodiak baru ini memang bukan lah sesuatu yang pertama kali terjadi. Tahun lalu juga sempat heboh kasus serupa. Meski demikian, hampir semua media yang rutin memuat ramalan bintang, baik di dalam maupun luar negeri, tetap memberlakukan 12 zodiak.
Priya Shiva Akasa , konsultan spiritual yang juga pengasuh rubrik ramalam bintang di beberapa media, mengaku prihatin dengan pemahaman yang keliru soal masuknya Ophiuchus di jajaran 12 rasi bintang. “Selama ini, sama sekali tidak ada edukasi soal ini. Jadi membuat masyarakat bingung dan panik,” ujar pria yang belakangan kerap muncul di teve.
Padahal, menurut pria yang menguasai lima macam ilmu meramal ini, munculnya Ophiuchus hanya berlaku di wilayah kajian astronomi, bukan dipakai dalam penghitungan astrologi. “Sebagian orang tahunya sama saja, padahal itu berbeda.”
Astrologi, pada dasarnya meramal berdasarkan empat musim. Kenapa empat musim? Karena, ilmu ini berkembang dari Barat. “Empat musim itu akhirnya terbagi dalam 12 rasi. Jadi munculnya rasi baru itu tak berpengaruh kepada penghitungan astrologi.”
Sementara dari kutub Utara sampai kutub Selatan, menurut ilmu Astronomi ada 88 rasi. “Itu yang terbentuk, ya. Yang tidak sih, lebih banyak lagi.” Nah, pada tahun 1930, International Astronomical Union (IAU) menetapkan Ophiuchus masuk ke dalam jajaran 88 rasi tadi.
Kenapa tiba-tiba rasi itu muncul? Menurut pria yang kerap diminta “menerawang” peruntungan para artis ini menjelaskan, karena ada pergeseran rasi itu maka muncul Ophiuchus, yang secara simbol dilambangkan seorang laki-laki yang tengah memegang kepala ular (naga).
Dan aturan di astronomi, lanjut Priya, bisa memasukkan Ophiuchus di antara Scorpio dan Sagitarius. Sementara dalam ilmu astrologi, tidak mungkin menambah Ophiuchus ke jajaran 12 rasi bintang yang sudah ada.

Priya menyarankan masyarakat agar tak perlu panik. Munculnya Ophiuchus tak berpengaruh ke penghitunga astrologi
Hitungan Kacau
Dalam ilmu astrologi, zodiak hanya sebagai simbol saja. Tetapi hitungannya berdasarkan elemen lain seperti filosofi simbol zodiak, empat elemen yang ada di zodiak, sifat dasar, tata letak planet, jarak antar rasi, koordinat perbintngan, korelasi antar planet satu dan lainnya.
Itu sebabnya, jika Ophiuchus dipaksa dimasukkan ke dalam zodiak, “Akan membuat kekacauan sistemik, semua akan bergeser dan membutuhkan penghitungan ulang yang makan waktu ribuan tahun lagi,” kata pria yang sudah menjadi peramal profesional selama 9 tahun ini.
Dua belas zodiak itu, lanjut Priya, sudah dibagi secara proporsional, masing-masing 30 derajat. Selain itu, masing-masing zodiak sudah pasti mempunyai jarak 29-31 hari. Dan masukknya Ophiuchus membuat pembagian hari jadi tidak proporsional. “Scorpio menjadi 8 hari, Ophiuchus punya 18 hari, sedangkan Sagitarius njadi 34 hari dan Virgo jadi 44 hari. Ini membuat kacau balau.”
Dengan kekacauan itu juga akan berimbas pada pembuatan natal chat yang dijadikan panduan penghitungan peruntungan. “Jadi tidak mungkin memasukkan Ophiucus ke dalam jajaran 12 rasi yang sudah ada,” tegas Priya.
Jika, toh, dipaksakan menjadi 13 zodiak, peramal ini akan melakukan riset dan studi dari nol lagi agar ramalannya jadi akurat. “Itu butuh waktu ribuan tahun, lho. Sekarang memang ada software penghitungannya, tapi akurasinya tidak dijamin. Untuk mendapatkan akurasi ramalan, tetap harus dilakukan penghitungan manual,” tambah Priya yang menyarankan pecinta ramalan bintang agar tidak panik.

May merasa wataknya berubah setelah muncul zodiak baru, Ophiuchus
Memahami Orang
Di mata Briliantina L Hidayat atau Iyan yang berbintang Leo, penambahan Ophiucus ini diakuinya sudah membuat dunia perbintangan jadi enggak asyik. “Cancer, kan, dari 21 Juli-10 Agustus. Padahal, aku lahirnya 9 Agustus. Jadi mikir, deh, coba aku lahir dua hari lebih lambat saja, pasti enggak harus ganti zodiak,” papar ibu satu putri ini.
Namun, wanita pekerja yang tinggal di Karanganyar, Jawa Tengah ini mengaku, tidak sampai panik ketika tahu ada pergeseran ini. “Cuma penasaran saja. Akhirnya saya browsing . Pengin tahu apa yang diributkan dan apa pula penyebabnya.”
Meski sekarang ia masuk ke dalam jajaran Cancer, tapi tak ada karakter yang berubah. “Menurut pandangan saya, perubahan zodiak itu muncul bagi yang lahir setelah Ophiuchus masuk. Untuk yang lahir sebelum itu, mungkin masih bisa menggunakan zodiak yang lama sebagai guidance ,” jelas Iyan yang merasa klik berbintang Leo.
Iyan memang tak begitu percaya soal ramalan bintang. Ia juga jarang membacanya. Tetapi, ia kadang menggunakan zodiac sign untuk memahami sifat-sifat bawaan orang dan menentukan bagaimana menghadapi orang lain.
“Bagi saya, zodiak berpengaruh ke pembawaan masing-masing orang, bukan sampai ke urusan cinta, rezeki, atau karier yang diukur dalam skala harian, mingguan, bulanan, atau malah tahunan,” jelas Iyan yang mengaku banyak terbantu dengan adanya pertanda zodiak untuk memahami sifat orang. “Banyak yang cocok, kok,” lanjutnya.
Berubah Watak
Sementara itu, entah kebetulan atau tidak, pergeseran zodiak yang ramai-ramai heboh dibahas di milis-milis ini juga dirasakan oleh Maysharo, wanita kelahiran 7 Agustus. Sebelum ada pergeseran, May begitu ia disapa, masuk ke gugusan bintang Leo. Tapi sekarang ini ia “turun” dan masuk ke jajaran zodiak Cancer.
Beberapa bulan belakangan, karyawan Neonworx Communications ini merasa memang ada yang berubah dengan sifat dan wataknya. “Dulu, ego saya tinggi dan maunya selalu di depan. Seperti watak Leo. Tapi belakangan saya lebih bisa nrimo ,” jelas May yang rajin membaca ramalan bintang lewat internet ini.
Saat ini, May merasa lebih nyaman sebagai staf dan karyawan. “Ya, ini, kan, sebenarnya watak seorang Cancer,” jelas May yang tak begitu risau meski ada pergeseran rasi bintang akibat munculnya bintang baru bernama Ophiuchus.
Hanya saja, yang dirasakan May dengan adanya pergeseran itu seakan dibarengi dengan kematangan emosional dalam dirinya. “Enggak tahu ya, ini kebetulan atau tidak. Atau jangan-jangan watak saya berubah karena bertambahnya usia juga, ya?” ujar May setengah bertanya.
May memang tergolong wanita yang amat gemar membaca ramalan bintang. Namun, ramalan itu bukan untuk dipercaya melainkan hanya sebagai hiburan saja. “Tidak semua ramalan salah dan benar. Yang cocok, ya, sekitar 50 persen lah. Lumayan buat hiburan. Namanya juga ramalan.”
Sukrisna . Sumber : Tabloid Nova
------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Jumat, 21 Januari 2011

MetroTV dan PriyaShiva Akasa tentang Zodiac Ophiucus 2


Berikut ini merupakan tayangan di MetroTV dalam acara Eight to Eleven (8 to 11) hari Selasa jam : 09.14-09.22 pagi tanggal 18 Januari 2011 dengan PriyaShiva Akasa sebagai narasumber atau Guest Star.

PriyaShiva Akasa pada kesempatan ini berkesempatan memberikan sedikit penjelasan tentang Zodiac Ophiucus serta menginformasikan perbedaan antara astrology dan astronomy.

Untuk melihat acara-acara PriyaShiva Akasa di TV lain, anda bisa mengunjungi http://www.youtube.com/@PriyaTarot

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Kamis, 20 Januari 2011

Ramalan Tarot tentang hubungan Yuni Sara dan Raffi Ahmad 2011



Berikut ini ramalan tarot oleh PriyaShiva Akasa terkait dengan hubungan cinta kasih antara Yuni Sara dan Raffi Ahmad di tahun 2011 tahun kelinci logam :

Raffi Faridz Ahmad
Sifat :
keras kepala, idealis, disiplin, ulet
Tahun 2011 posisi karirnya di dunia hiburan termasuk stabil dan ada peningkatan terutama pada awal-awal tahun. Namun demikian dalam hubungan cinta kasihnya dengan Yuni Shara di tahun 2011 adalah masa-masa penentuan. Apabila mereka berdua bisa bertahan dalam menghadapi cobaan berat yang muncul di tahun ini maka mereka akan berjodoh hingga bisa ke jenjang pernikahan. Tahun 2011 masa ujian terberat bagi hubungan mereka berdua. Masa yang baik dan ideal untuk melaksanakan pernikahan bagi mereka sebenarnya baru ada di tahun 2012.

yuni shara
Sifat :
mandiri, percaya diri, welas asih, artistik, ambisius
Tahun 2011 merupakan masa-masa yang tergolong sulit dalam bisnis hiburan baginya, dimana usaha keras yang dilakukan belum memberikan hasil sesuai dengan harapannya. Di tahun 2011 dia cenderung banyak pengeluaran. Bulan-bulan yang mesti diwaspadai oleh Yuni Shara ada di rentang bulan : Februari, Juni, Juli dan November 2011.

Ramalan tarot tentang keberuntungan beberapa artis di atas murni dilakukan oleh PriyaShiva Akasa sebagai second opinion atau masukan bagi artis-artis yang bersangkutan janganlah dianggap sebagai sesuatu yang pasti terjadi. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Rabu, 19 Januari 2011

Ramalan Tarot tentang hubungan Marshanda dan VJ Ben 2011



Berikut ini ramalan tarot yang dilakukan oleh PriyaShiva Akasa mengenai hubungan cinta kasih antara Marshanda dan VJ Ben :

Caca atau Andriani Marshanda
Tanggal lahir : 10 Agustus 1989
Sifat :
keras sifatnya, sensitif, pandangannya luas, cerdas
Perjalanan nasib Ben Kasyafani di tahun 2011 ini:

Menurut nasehat PriyaShiva Akasa, di tahun 2011 walaupun kehidupan pribadi dan cinta kasihnya masih naik turun namun akan ada kesempatan untuk kembali muncul ke permukaan terutama di pertengahan tahun. Sifatnya yang cenderung temperamental, cemburu, moody dan mudah terbawa perasaan hendaknya bisa dikurangi agar bisa meminimalisir masalah yang datang. Marshanda dan VJ Ben hendaknya bisa menyelesaikan perbedaan pendapat di antara mereka secara dewasa sebab konflik yang muncul dalam rentang bulan Juni - Juli 2011 diantara mereka bisa menjadi pemicu konflik yang berkesinambungan di kemudian hari. Hubungan cinta kasih mereka cenderung naik turun namun tatkala mereka sedang banyak masalah biasanya akan melibat banyak orang-orang yang berada di sekelilingnya.

Ben Kasyafani
Tanggal lahir :
4 Juli 1983
Sifat : tidak suka hal-hal yang monoton, suka traveling, menyukai kebebasan, pemaaf, sedikit bermasalah dalam hal komitmen
Perjalanan nasib Ben Kasyafani di tahun 2011 ini:
Di tahun 2011 menurut nasehat PriyaShiva Akasa, dia cukup stabil dalam dunia intertainmen namun mulai kurang fokus dalam menjalankan pekerjaan lebih dikarenakan terganggu oleh masalah cinta kasih atau masalah pribadi.

Ramalan tarot tentang keberuntungan beberapa artis di atas murni dilakukan oleh PriyaShiva Akasa sebagai second opinion atau masukan bagi artis-artis yang bersangkutan janganlah dianggap sebagai sesuatu yang pasti terjadi. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------

Selasa, 18 Januari 2011

MetroTV dan PriyaShiva Akasa tentang Zodiac Ophiucus

Gambar : Rasi bintang Ophiucus digambarkan sebagai seorang pria yang tengah memegang kepala ular.


Tanggal 18 Januari 2011 hari Selasa jam 08.15 pagi
, PriyaShiva Akasa berkesempatan muncul sebagai bintang tamu di MetroTV dalam acara Eight to Eleven (8 to 11) bersama host Prabu Revolusi dan 2 host lain. Kali ini PriyaShiva Akasa menjelaskan perihal zodiac baru yang bernama Zodiac Ophiucus yang saat ini tengah ramai diperbincangkan karena dianggap sebagai zodiac ke 13.

Menurut pendapat PriyaShiva Akasa dan ahli astrology serta astronomi, Rasi bintang baru Ophiucus hanyalah sebagai rasi bintang saja dan tidak bisa dimasukan sebagai simbol baru dalam sistem astrology.

Astrology dan astronomy adalah dua hal yang serupa namun tak sama. Dalam sistem ramalan astrology, kami menggunakan sistem ramalan berdasarkan musim. Yakni 4 musim dan terbagi menjadi 12 zodiac. Ke 12 zodiac ini merupakan tropical zodiac atau zodiac tropis. Jadi, ramalan astrology meramal bukan berdasarkan rasi atau konstelasi/constellations.

Ada beberapa aspek yang dipergunakan dalam meramal seseorang dengan menggunakan astrology, untuk lebih detailnya nanti akan dibahas lebih lanjut dalam postingan berikutnya.

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------